Command Prompt sebagai bagian dari windows yaitu sebuah program yang dioperasikan dengan cara diketik (berbasiskan teks) dan merupakan shell dimana lingkungan MS-DOS di emulasikan pada sistem operasi 32-bit seperti windows. Mungkin, diantara user sudah banyak mendengar tentang ini. Bagi Anda yang ingin mempelajarinya, berikut ini tips seputar perintah-perintah yang ada di command prompt.
1. Menjalankan Program Lewat Command Prompt
Pada kotak isian ( klik menu start, pilih Run) ketik "cmd" dan tekan enter. Jendela Command Prompt akan terbukaSebelumnya Anda buat terlebih dahulu folder baru (drive mana saja) dengan Klik kanan, New→Folder dan masukan shortcut program apa saja didalamnya. Pertanyaanya, kenapa harus membuat shortcut? Supaya Anda mudah dan tidak perlu lagi mencari ke direktori Program File. Nah, kemudian pada jendela Command Prompt, Contoh : Anda misal membuat folder baru di drive C: dengan nama New Folder, maka di Command Prompt ketik C : tekan Enter, kemuadian ketik CD atau (Change Direktori=Fungsinya adalah untuk mengganti path direktori) ketik New Folder dan tekan Enter.
Kemudian ketikan perintah berikut, untuk contoh start AcroRd32.exe.lnk
Karna di sini saya menggunakan contoh program Adobe Reader, Anda bisa bisa menggantinya dengan program lain dengan shortcut yang tadi sudah di buat
terakhir tekan Enter.
Nah, cara ini sebetulnya lebih praktis dan sederhana ketimbang Anda harus repot mengedit Environmnet Variable atau menggunakan bantuan program lain.
2. Melihat Alamat IP (Internet Protocol) Suatu Situs
Beberapa situs biasanya memiliki alamat IP masing-masing. Begitu juga dengan jaringan yang kita gunakan. Internet Service Provider biasanya memberikan alamat IP yang bersifat statis atau permanen kepada penggunanya.
Kebanyakan alamat IP yang sekarang masih menggunakan IPv4. Dan kabarnya, para penyedia layanan internet mulai kehabisan alamat IP karena banyaknya pengguna yang mengakses internet dengan berbagai perangkat mobile seperti smartphone, PC Tablet, dll. Diperkirakan pada 2012 nanti, para ISP di indonesia sendiri rencananya akan menerapkan IPv6 karena IPv6 bisa lebih banyak menampung alamat host dibanding IPv4.
Untuk mengetahui alamat IP suatu situs caranya cukup mudah, buka Run dari start menu, kemudian ketik "cmd", ketik "ping [masukan alamat situs]" tekan Enter.
Contoh (ping http://google.co.id)
Untuk melihat alamat ip dijaringan sendiri, koneksi Dial-Up atau dijaringan LAN seperti diwarnet. Ketikan perintah "ipconfig /all" maka disitu akan tertera nama host, IP adress, DNS server, dll.
Langkah selanjutnya, anda tinggal masuk ke situs penyedia layanan pencari lokasi IP seperti google map. Masukan alamat IP nya dan mereka akan memberitahukan dimana lokasi tersebut berada.
Cara lain yang lebih gampang, Anda bisa install google chrome pada komputer dan pasang extension google map yang ada di Chrome Web Store.
3. Menampilkan Device Tersembunyi di Device Manager
Sebetulnya cara ini bisa dilakukan lewat registry, tapi bisa juga menggunakan command prompt. Buka Command Prompt, Klik tombol Start→Run ketik “cmd”, klik OK.
Kemudian di C:\Documents and Settings\User> ketik SETDEVMGR_SHOW_NONPRESENT_DEVICES=1 tekan Enter. Lanjutkan dengan mengetik “devmgmt.msc” lalu tekan Enter. (Lihat Gambar).
Setelah itu, tunggu hingga program Device Manager terbuka. Klik menu View, beri tanda centang pada Show hidden devices.
4. Melihat Koneksi Port
Untuk melihat port yang terkoneksi dan port yang sedang menunggu konesksi dari luar, berikut ini langkah-langkahnya :
1. Tutup semua program, terutama yang berhubungan dengan koneksi jaringan.
2. Buka dialog Run dari start menu atau tekan kombinasi tombol Windows+R. ketikkan "cmd".
3. Muncul jendela command prompt dan tikkan "netstat -aon".
Transmission Control Protocol atau TCP merupakan bagian protocol yang digunakan untuk mengirim data. Kolom kedua berisi alamat komputer, sedangkan kolom ketiga berisi alamat tujuan paket akan dikirim. Perhatikan kolom keempat, jika di state tertulis SYN_SENT berarti ada program yg sedang menunggu jawaban dari respon luar (dalam kasus, bisa saja ini adalah program berbahaya seperti trojan) jika telah terkoneksi kolom ini berisi tulisan ESTABLISHED.
Cara ini juga bisa digunakan untuk mendeteksi trojan yang menginfeksi komputer, jika mendapati bahwa program yang sedang berjalan adalah trojan. Lihat pada kolom terakhir berisi PID dari proses program yang sedang menjalankan rutin koneksi. Untuk melihat proses tersebut, buka Task Manager, klik View dan pilih Select Coloumns. Beri tanda centang pada PID (Process Identifier), klik OK. contoh: (PID 884 svchost.exe) kemuadian klik tombol End Process.
Dari beberapa perintah dasar pada command prompt, sebetulnya masih banyak perintah-perintah lain yang bisa dipelajari. Jika ingin tahu perintah yang lainnya, coba Anda buka Help and Support dari Start Menu, kemudian pada kotak search isikan "Command-line Reference A-Z" atau "New Command-line tools" dan disitu terdapat perintah-perintah seperti: bootcfg, defrag, diskpart, driverquery, evencreate, fsutil, dll.
Sumber dan Referensi : Microsoft Help and Support
Majalah PC Media
Majalah PC Media








0 komentar:
Posting Komentar